Format Baru Tips Membuat Surat Penagihan Pembayaran Barang/ProdukSurat merupakan salah satu hal yang dibutuhkan oleh banyak orang baik itu Format Baru Tips Membuat Surat Penagihan Pembayaran Barang/Produk perorangan maupun instalasi formal. Dan keberadaanya sangat menunjang kebutuhaan yang bersifat administratif formal maupun non formal. Tidak heran jika banyak orang yang membutuhkan Format Baru Tips Membuat Surat Penagihan Pembayaran Barang/Produk untuk contoh format surat dalam kegiatanya. Karena tidak sedikit juga lho para bro sis yang belum tahu dalam pembuatan format surat tersebut. Untuk itu kami memberikan contoh dan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam pembutan surat tersebut. Dan jika memang pas anda bisa mempraktekkannya. Dan format yang kami berikan banyak variasinya tergantung dari yang anda inginkan dan sesuaikan saja ya. Dan perlu untuk diketahui ini hanya sebuah ilustrasi atau contoh semata. Sangat cocok untuk bahan pembelajaran bagi kita semua.
Home »
Surat Lainnya »
Surat Niaga »
Format Baru Tips Membuat Surat Penagihan Pembayaran Barang/Produk
Format Baru Tips Membuat Surat Penagihan Pembayaran Barang/Produk
Tidak dapat dipungkiri bahwa pembayaran adalah salah satu proses yang sangat ditunggu oleh sang penjual. Nah apabila pembayaran tersebut tak kunjung diterima, maka biasanya akan dilayangkan surat penagihan pembayaran. Surat penagihan pembayaran sendiri adalah surat yang dibuat dan dikirim oleh penjual kepada pembeli dikarenakan pembeli sampai batas waktu yang sudah disepakati atau ditentukan belum membayar atau melunasi pembayaran yang menjadi kewajibannya. Dengan kata lain sang pembeli masih berhutang kepada si penjual.
Surat ini sah untuk dikirimkan tanpa mengurangi rasa hormat. Karena bisa saja ada alasan tertentu dari sang pembeli dan menyebabkan mereka belum membayar. Untuk itu, dapat pula surat ini menjadi pengingat untuk pembeli jika memang alasannya karena terlupa. Maka dari itu, hendakanya saat menulis surat ini, disertai dengan bahasa yang sopan agar tidak menyinggung yang bersangkutan.
Isi pokok dari surat penagihan pembayaran ini adalah tidak lain agar pembeli segera melakukan pembayaran. Dan ada beberapa hal yang harus disertakan dalam surat penagihan pembayaran barang/produk ini, yaitu sebagai berikut :
Surat ini sah untuk dikirimkan tanpa mengurangi rasa hormat. Karena bisa saja ada alasan tertentu dari sang pembeli dan menyebabkan mereka belum membayar. Untuk itu, dapat pula surat ini menjadi pengingat untuk pembeli jika memang alasannya karena terlupa. Maka dari itu, hendakanya saat menulis surat ini, disertai dengan bahasa yang sopan agar tidak menyinggung yang bersangkutan.
Isi pokok dari surat penagihan pembayaran ini adalah tidak lain agar pembeli segera melakukan pembayaran. Dan ada beberapa hal yang harus disertakan dalam surat penagihan pembayaran barang/produk ini, yaitu sebagai berikut :
- Bukti bahwa si pembeli belum melakukan pembayaran atau belum melunasi hutangnya
- Hubungkan dengan surat pesanan, pengiriman barang dan faktur
- Jangan lupa, ingatkan bahwa tanggal jatuh tempo yang sudah disepakati telah lewat
- Sebutkan pula jumlah hutang yang belum dibayar
- Akhiri atau tutup surat dengan harapan agar pembeli dapat segera melakukan pembayaran dalam batas waktu
Anda dapat mengirimkan surat penagihan pembayaran barang/produk yang kedua, apabila pembeli belum juga melakukan pembayaran dalam waktu 2 minggu setelah surat pertama dikirimkan. Dan apabila masih belum juga mendapatkan pembayaran, anda dapat mengirimakan surat yang ketiga, dan mungkin hingga sampai yang keempat disertai dengan ancaman tertulis bahwa akan membawanya ke jalur hukum apabila masih belum dilakukan pembayaran hingga batas waktu maksimal.
Terlepas dari hal tersebut, seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa dalam penulisan surat ini, maka hendaknya ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta menggunakan bahasa yang sopan tanpa menyinggung yang bersangkutan. Selain itu, sampaikan pula maksud dan tujuan dari surat tersebut dengan singkat, padat, jelas, dan tegas.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami akan memberikan contoh surat penagihan pembayaran barang/produk.
Contoh :
PT. SEJAHTERA SELALU
Jl. Makmur Raya No.123
Bandung, Jawa Barat
=====================================================================
Bandung, 27 November 2017
Nomor : 203/EM/XI/2017
Lamp : Faktur
Hal : Penagihan Pembayaran
Kepada
CV. Indah Permai
Jl. Kenanga 5 No. 169
Jakarta Selatan
Dengan hormat,
Bersama ini kami beritahukan bahwa menurut pembukuan kami, CV. Indah Permai masih memilki kewajiban yang belum dibayarkan sebesar Rp. 32.000.000 (Tiga Puluh Dua Juta Rupiah) sesuai faktur No.351/EM/X/2017 yang salinannya kami sertakan sebagai lampiran surat ini.
Mengingat saat ini telah 3 bulan melewati batas waktu yang telah kita sepakati sebelumnya, maka dengan ini kami sangat berharap CV. Indah Permai akan segera melunasinya.
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan atas perhatian bapak kami ucapkan terima kasih
Hormat kami,
PT. SEJAHTERA SELALU
LIDYA SETYOWATI, SE
Manager Keuangan
Nah demikianlah ulasan kami mengenai surat penagihan pembayaran barang/produk. Semoga dapat bermanfaat, dan sampai jumpa di ulasan yang berikutnya.
Format Baru Tips Membuat Surat Penagihan Pembayaran Barang/Produk-Nah bagai mana sobat surat, sudah melihat dan membaca apa yang kami bahas diatas bukan. Jika memang ada kejanggalan anda bisa memberikan masukan bagi kami. Itu merupakan seklumit contoh format , unsur dan materi pokok yang dibutuhkan dalam pembuatan surat tersebut. Dan biasanya Format Baru Tips Membuat Surat Penagihan Pembayaran Barang/Produk itu sudah bisa anda praktekan secara yang langsung.Atau mungkin adan masih kurang dengan materi bahasan diatas langsung saja anda bisa membacanya di arikel selanjutnya,. Salam bahagia dan semoga bisa bermanfaat
Contoh lanjutan :
Tags :
Surat Lainnya,
Surat Niaga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar